ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU DI PUSKESMAS RALLA KECAMATAN TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU
(EVENT ANALYSIS OF RISK FACTORS IN PULMONARY TB SUB PUSKESMAS RALLA Tanete Riaja Barru district)
Pulmonary TB is still a public health problem in Indonesia with a number of cases is still rising every year. Pulmonary TB treatment programs with DOTS strategy is a form of treatment is carried out regularly and continuously have been implemented to its full potential but if it is reviewed in depth that the incidence of pulmonary TB is still showing an increase of course, includes some aspects of the alleged risk factors
should get more special treatment. In this study, these risk factors may include BCG immunization, income level and knowledge.
TB paru masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan jumlah kasus yang masih meninggi setiap tahunnya. Program pengobatan TB paru dengan strategi DOTS merupakan bentuk pengobatan yang dilakukan secara teratur dan berkesinambungan telah dilaksanakan secara maksimal namun jika ditinjau secara mendalam bahwa kejadian TB paru yang masih menunjukkan peningkatan tentunya mencakup beberapa aspek yang diduga sebagai faktor risiko yang harus memperoleh penanganan lebih khusus. Pada penelitian ini, faktor risiko tersebut dapat berupa pemberian imunisasi BCG, tingkat pendapatan dan pengetahuan.
Jenis penelitian adalah penelitian observasional dengan rancangan Case Control Study yang bertujuan untuk menganalisis faktor risiko pengetahuan, imunisasi BCG dan pendapatan terhadap kejadian TB Paru. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan dengan melaksanakan wawancara langsung dimana wawancara dilaksanakan dengan melakukan kunjungan rumah kepada pasien TB paru menurut laporan Puskesmas Ralla. Data yang dikumpulkan kemudian dikelompokkan dan diolah dengan menggunakan bantuan komputer program Microsoft Excell Profesional 2003 dan SPSS for windows versi 12.0 yang kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi analisis univariat dan tabel silang analisis bivariat disertai penjelasan. Analisis data penelitian dengan menggunakan uji statistik Odds Ratio (OR) dengan memperhitungkan nilai lower dan upper limit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor risiko terhadap kejadian TB Paru dimana mereka dengan pengetahuan kurang berisiko 3 kali untuk mengalami TB Paru dibandingkan yang memiliki pengetahuan TB Paru cukup, imunisasi BCG merupakan faktor risiko terhadap kejadian TB Paru dimana mereka yang tidak memperoleh imunisasi BCG pada umur sebelum 2 bulan berisiko 3 kali untuk mengalami TB Paru dibandingkan yang telah memperoleh imunisasi BCG pada umur kurang 2 bulan dan pendapatan merupakan faktor risiko terhadap kejadian TB Paru dimana mereka dengan pendapatan kurang berisiko 3,5 kali untuk mengalami TB Paru dibandingkan yang memiliki pendapatan yang cukup > Rp. 1.000.000 / bulan.
Saran yang diajukan pada penelitian adalah perlunya penyelenggaraan penyuluhan kesehatan secara merata dan berkesinambungan kepada masyarakat terutama lagi kepada penderita sehingga hal ini akan menumbuhkan kesadaran akan pencegahan dan penanganan TB Paru yang lebih komprehensif dengan pelibatan masyarakat, penyelenggaraan imunisasi BCG harus dilaksanakan secara merata kepada seluruh masyarakat yang diberikan pada usia kurang dari 2 bulan namun hal ini juga harus ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksnaan imuniasasi secara lengkap kepada seluruh masyarakat terutama balita dan penyelenggaraan pegobatan yang telah dilaksanakan secara gratis terutama pada pengobatan TB paru seyogyanya bukan lagi berorientasi pada pembebasan biaya saja namun juga harus memperhitungkan aspek keterjangkauan masyarakat untuk menggapai pelayanan kesehatan dalam artian pendekatan yang lebih dari pelayanan kesehatan tersebut.
Daftar pustaka : 23 (1987 – 2006)
ARTIKEL TERKAIT:
Epidemiologi
- Pelayanan Antenatal Care Pada Ibu Hamil
- Faktor Ketidaklengkapan Imunisasi Bayi
- Faktor yang Berhubungan Dengan Gastritis
- Download Skripsi Kesehatan - Gambaran Gangguan Menstruasi
- Faktor Pemilihan Tenaga Penolong Persalinan
- Faktor Kejadian Demam Berdarah Dengue Pasien RS. Wahidin Sudirohusodo
- Faktor Penyakit Hipertensi Di Puskesmas Padang Sappa
- Ketidaklengkapan Imunisasi Bayi
- Faktor Risiko Hepatitis Virus B
- Ketidakteraturan Berobat Penderita Kusta Rawat Jalan Puskesmas Pujananting
- Download Skripsi Epid-Karakteristik Penderita Kusta
- Download Skripsi Epid-Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri
- Download Skripsi Epid-Seks Pranikah Remaja
- Download Skripsi Epid-Faktor Risiko Hepatitis B
- Download Skripsi Epid-Faktor Ketidaklengkapan Imunisasi Bayi
Tesis
- Download Skripsi Kesehatan - Gambaran Gangguan Menstruasi
- Faktor Risiko Kematian Neonatal Di Kabupaten Morowali
- Analisis Sistem Manajemen K3 RS TK II Pelamonia Makassar
- Download Tesis Kesmas Implementasi PHBS Program Promkes Dinas Kesehatan
- Download Tesis Administrasi Kesehatan Analisis Kinerja Perawat di Unit Rawat Inap
- Kematian Perinatal pada Persalinan Presentasi Bokong
- Download Tesis Kesehatan-Kematian Perinatal Hubungannya Dengan Faktor Praktek Kesehatan Ibu Selama Kehamilan
- Download Skripsi Gizi - Analisis Kejadian Anemia Remaja Awal
- Analisis Kebisingan-KTI/Skripsi/Tesis Kesehatan Lingkungan
- Download Skripsi Administrasi Kesehatan - Pengembangan Karier Tenaga Perawat - Daftar Pustaka
- Download Skripsi Administrasi Kesehatan - Pengembangan Karier Tenaga Perawat - Bab VII
- Download Skripsi Administrasi Kesehatan - Pengembangan Karier Tenaga Perawat - BAB VI
- Download Skripsi Epid - Seks Pranikah Siswa SMU/SMA
- Download Skripsi AKK - Kinerja Askep Di Rumah Sakit
- Download Skripsi AKK - Beban Kerja Tenaga Kesehatan Di Puskesmas
0 komentar:
Posting Komentar